Ozil dan Gundogan Dianggap Beruntung Bisa Bertahan di Timnas Jerman

REKANBOLA – Legenda timnas Jerman Stefan Effenberg mengklaim Mesut Ozil dan Ilkay Gundogan beruntung bisa tetap bertahan bersama tim Panser setelah bertemu Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan adalah Presiden Turki. Ia bertemu dengan Ozil dan Gundogan, plus pemain Cenk Tosun pada bulan Mei lalu di London, tepatnya di kantor kedutaan besar Turki.

Pertemuan itu memantik kabar tidak sedap. Mereka diduga tidak setia pada negara mereka.

Federasi Sepakbola Jerman (DFB) juga ikut dibuat pusing. Bahkan merasa khawatir ketiga pemain tersebut menjadi alat kampanye Erdogan.

 

Baca Juga :

 

Efek Negatif

Akibat pertemuan itu, muncul reaksi negatif dari fans Jerman. Gundogan lantas jadi sasaran kekecewaan mereka.

Gelandang Manchester City itu kemudian mendapatkan cemoohan dari para suporter saat memperkuat Jerman di pertandingan persabahatan jelang Piala Dunia lawan Austria. Hal yang sama kemudian juga berlanjut di pertandingan melawan Arab Saudi.

“Beberapa reaksi itu menyentuh saya, termasuk serangan personal. Dalam beberapa tahun terakhir kami sudah berbuat banyak untuk mempromosikan integrasi di Jerman,” tegas Gundogan.

“Kami (pemain Jerman berdarah Turki) tidak hanya memiliki sisi Turki yang diturunkan dari orang tua dan keluarga kami. Kami lahir dan dibesarkan di Gelsenkirchen. Itu adalah kota dengan persentase imigran tinggi.”

 

DFB Diklaim Tak Konsisten

Effenberg lantas menyebut para pemain itu beruntung bisa bertahan di timnas Jerman, khususnya Ozil dan Gundogan. Sebab DFB tak konsisten dalam memutuskan suatu kasus.

“Jika Anda bertaruh pada nilai-nilai tertentu, seperti yang berulang kali disampaikan DFB, maka keputusan itu hanya dapat dilakukan dengan membuang dua pemain itu keluar,” ketus Effenberg seperti dikutip oleh Manchester Evening News.

Baca Juga:   Arsenal Kembali Diingatkan untuk Prioritaskan Tierney Ketimbang Zaha

“Ozil dan Gundogan sekarang beruntung bahwa DFB bertindak dalam kasus ini dengan cara yang tidak konsisten, dan tidak cepat,” keluhnya.

“[Mencemooh] adalah hal terburuk yang bisa terjadi pada diri Anda. Karena Anda menanyakan diri Anda sendiri banyak pertanyaan, seperti nilai dari memakai jersey ini,” tandasnya.

 

Hasil Buruk

Jerman menghadapi Meksiko di laga pembuka Grup F pada Minggu (17/06) malam WIB. Sebagai juara bertahan, tim asuhan Joachim Loew itu tentu lebih diunggulkan meraih tiga poin.

Akan tetapi, kenyataan di lapangan berbicara lain. Jerman tak bisa menampilkan permainan yang bagus dalam 2×45 menit.

Alhasil, mereka pun dipaksa bertekuk lutut dengan skor 1-0. Satu-satunya gol di pertandingan itu dicetak oleh Hirving Lozano pada menit 35.

 

(Sumber : BOLA.NET)