Penalti MU Diperdebatkan, UEFA Beri Penjelasan

REKANBOLA – Penalti yang dihadiahkan kepada Manchester United di markas Paris St. Germain menuai kontroversi. Namun, UEFA menjelaskan bahwa penalti itu sudah tepat.

Wasit Dario Skomina menunjuk titik penalti setelah Presnel Kimpembe dianggap melakukan handball menyusul review lewat VAR. Marcus Rashford berhasil menyarangkan bola ke sisi atas jala gawang PSG untuk memastikan MU lolos ke perempatfinal Liga Champions usai menang 3-1 (agregat 3-3) di leg II babak 16 besar.

Keputusan ini membuat kubu PSG meradang. Pemain bintang PSG Neymar meluapkan amarahnya di media sosial, yang belakangan berpotensi membuat dia dikenai sanksi oleh UEFA.

Pada Jumat (8/3/2019), UEFA resmi merilis sebuah pernyataan tentang keputusan-keputusan yang dibuat berdasarkan analisis VAR pada laga-laga Liga Champions tengah pekan lalu. Salah satunya yang menyangkut laga PSG vs MU.

“VAR, setelah memeriksa berbagai sudut yang berbeda, merekomendasikan kepada wasit sebuah tinjauan di atas lapangan menyusul insiden di area penalti,” bunyi keterangan UEFA di situs resminya.

“Mengingat wasit melewatkan insiden ini saat permainan berlangsung (dianggap sebagai sebuah insiden serius yang terlewatkan di dalam protokol VAR), sebuah tinjauan di atas lapangan dilakukan.”

“Menyusul tinjauan di atas lapangan, wasit memastikan bahwa jarak tempuh bola tidaklah dekat dan dampaknya bisa saja tidak terduga. Lengan si pemain belakang tidak menempel dengan badannya, sehingga membuat badan si pemain seolah-olah lebih besar yang memungkinkan bola terhalang untuk meluncur ke arah gawang. Wasit, untuk itu, menghadiahkan tendangan penalti.”

Baca Juga:   Eusebio Di Francesco Anggap Kekalahan Dari Barcelona Tak Adil