Penderita Katarak Kerap Salah Menduga Masalah Mereka dengan Penyakit Lain

REKANBOLA – Penderita katarak sering tak menyadari penyakit yang mereka miliki dan selaput yang ada. Sebagian telat menyadari selaput tersebut, sedangkan banyak yang salah sangka dengan selaput tersebut.

Banyak juga orang mengira selaput yang muncul hanya selaput biasa atau pteridium. Padahal, kedua penyakit tersebut memiliki banyak perbedaan.

“Keduanya jelas berbeda,” ujar Nashrul Ihsan, dokter spesialis mata dalam acara pembukaan Klinik Utama Mata JEC Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Nashrul, selaput pteridium letaknya di depan atau di luar bola mata. Selaput ini bisa terlihat tanpa bantuan alat apapun.

“Sedang katarak itu kekeruhan lensa. Jadi, selaputnya ada di dalam dan harus dilihat menggunakan senter,” tambah dia.

Jika dilihat lebih teliti, selaput pada penderita pteridium mengakar dari bagian pinggir mata dan menjurus ke bagian pupil. Sedangkan selaput pada katarak terletak di bagian tengah mata.

Lain halnya dengan katarak, pteridium tidak menyebabkan kebutaan.

“Penyebabnya adalah sinar UV dan iritasi berulang. Kalau suka kerja di lapangan atau di depan lampu UV, suka terkena debu dan iritasi, apalagi sampai peradangan,” jelas Nashrul.

Setelah melakukan operasi pengangkatan selaput, penderita katarak akan terbebas dari penyakit tersebut seumur hidup. Tetapi hal ini tak berlaku pada penderita pteridium.

“Selaput pteridium bisa tumbuh lagi sekitar 80-90 persen jika dioperasi dengan teknik lama. Kalau pakai teknik baru, kemungkinan tumbuh lagi berkurang 10 persen. Tapi tetap harus menghindari paparan sinar UV atau pakai lensa anti sinar UV,” tandas Nashrul.

Baca Juga:   Agar Segar Sepanjang Hari, Makanlah Pisang di Pagi Hari