Pengusaha India Biaya Pernikahan Lebih dari 3.000 Wanita Yatim

Rekanbola – Dalam budaya India, ayah dari mempelai wanita yang diharapkan membayar biaya pernikahan putrinya. Jika ayahnya sudah tidak ada, maka tanggung jawab itu jatuh kepada saudara laki-lakinya.

Tapi, beberapa wanita yatim atau mereka yang tidak memiliki saudara laki-laki tidak memiliki siapa pun yang membiayai pernikahan mereka. Artinya, bisa saja mereka tidak bisa menikah karena tidak memiliki biaya.

Untuk mengubah nasib mereka, seorang pengusaha berlian, Mahesh Savani memutuskan untuk membiayai pernikahan massal. Ia yakin bahwa memberikan santunan kepada pengantin wanita merupakan berkat dari Tuhan.

sejauh ini Mahesh sudah menikahkan 3.172 pengantin wanita dan di pernikahan massal terakhir yang dilakukannya, ia membiayai 261 upacara pernikahan.

View this post on Instagram

શહેરના સેવાની સુવાસ વિશ્વભરમાં ફેલાવનાર પી.પી.સવાણી પરિવાર દ્વારા આયોજિત પિતા વિહોણી 261 દીકરીઓનું કન્યાદાન મુખ્યમંત્રી વિજયભાઈ રૂપાણી, સરકારના મંત્રીઓ, ધર્મગુરુઓ સહીત અનેક મહાનુભાવોએ એક લાગણીસભર કાર્યક્રમમાં કરવામાં આવ્યું હતું. પી.પી.સવાણી અને મોવલીયા પરિવાર દ્વારા આયોજિત આજના કાર્યક્રમ ૩ ખ્રિસ્તી, 6 મુસ્લિમ સહીત 252 કન્યાઓને વિદાય આપવામાં આવી હતી. #surat #ppsavani #mahesh #savani #maheshsavani #maheshbhai #suratnews #surati #socialwork #socialservice #society #good #impact #csr #ladakdi #samuh #lagna #cm #vijay #rupani #vujayrupani #gujarat #bjp #cmofgujarat

A post shared by Gujarati Duniyaa (@gujarati.duniya) on

Dengan Kanyadaan, ritual Hindu di mana ayah pengantin wanita mempersembahkan putrinya kepada pengantin laki-laki, memberikan kepercayaan pada suaminya akan masa depan yang sejahtera, Mahesh sudah memberikan kepada ratusan wanita yang tak lagi punya ayah. Tapi, pengantin wanita tidak selalu harus beragama Hindu, karena Mahesh memberkati siapa saja dengan Kanyadaan tanpa mempedulikan latar belakang agama mereka.

Dalam upacara pernikahan yang terakhir digelar, enam pasangan merupakan Muslim dan enam di antaranya Kristiani. Dari 261 pengantin wanita, 118 tidak punya saudara laki-laki atau perempuan dan 54 orang yatim piatu.

Mahesh tidak bekerja sendiri, ia mendapat bantuan dari Kepala Menteri Gujarat Vijay Rupani dan beberapa Petugas Layanan Administrasi India, serta sejumlah petugas Kepolisian yang membantu mengatur dan menyelenggarakan acara pernikahan massal itu.

Para penerima bantuan tidak hanya mendapat pernikahan gratis, tapi Mahesh dan para penyelenggara pernikahan massal juga memberikan hadiah berupa barang-barang rumah tangga agar mereka bisa memulai hidup baru dan asuransi masing-masing senilai 200.000 rupee atau sekitar Rp41 juta. Sebelumnya, Mahesh bahkan pernah memberikan hadiah sebesar 500 ribu rupee atau sekitar Rp103 juta.

Ide untuk menggelar pernikahan massal muncul di benak Mahesh pada tahun 2008, saat seorang kerabat jauhnya meninggal yang artinya Mahesh harus mengasuh anak perempuan yang ditinggalkan. Setelah membantu anak perempuan tersebut, ia merasa itu adalah tanggung jawab sosialnya untuk membantu wanita lain yang berada dalam situasi yang sama.

Tidak diketahui berapa biaya yang sudah dikeluarkan Mahesh untuk aksi sosialnya ini, tapi ia tidak terlihat akan berhenti melakukannya dalam waktu dekat. Dalam foto-foto di hari penting itu, para wanita berbusana penuh warna terlihat tersenyum, berbalut gaun tradisional India atau gaun pernikahan berwarna putih. Mereka juga diberi kesempatan melaksanakan ritual sesuai dengan budaya mereka.

Baca Juga:   Hal Penting yang Wajib Dipersiapkan Jika Mau Memelihara Hewan