Perhatikan Hal Ini biar Nyetir Tetap Aman dan Nyaman

REKANBOLA – Berkendara dengan aman dan nyaman harus diterapkan setiap pengendara. Keamanan dan kenyamanan berkendara bisa diatur melalui posisi duduknya.

Seperti diketahui, mobil-mobil saat ini sudah bisa diatur posisi duduk pengemudi. Mulai dari jok yang bisa digeser depan belakang dan ketinggiannya, sampai setir yang bisa diatur tinggi-rendah dan jauh-dekatnya.

Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengatakan, untuk mendapat posisi duduk yang aman dan nyaman, pengemudi harus memperhatikan 4C. Empat C di sini adalah kepanjangan dari clean, communication, control, dan comfort.

“Clean di sini mencakup inner dan outer. Outer itu maksudnya badan kita, artinya duduk yang tidak ada ganjal-ganjalan. Kalau inner mempersiapkan mental kita sebelum berkendara,” kata Sony kepada REKANBOLA.

Selanjutnya communication atau komunikasi. Ini berkaitan kontak pengemudi dengan objek lain di sekitar kendaraan. Bisa diatur dengan cara duduknya.

“Communication berkaitan dengan duduk, naik-turun dan sebagainya. Paling tidak blind spot (titik tidak terlihat) di sekeliling mobil ini minim, salah satunya kan dari cara duduknya, entah itu kurang tinggi, kurang rendah dan sebagainya,” sebut Sony.

Ketiga adalah control. Ini berkaitan dengan posisi tangan yang memegang kemudi dan kaki yang menginjak pedal gas, rem, atau kopling.

“Jadi kalau kita nyetir yang harus diperhatikan kontrol setir sama kaki bisa nginjak rem dengan sempurna,” sebutnya.

Terakhir comfort, yaitu posisi duduk yang nyaman sehingga pengemudi mampu berkendara maksimal 4 jam. Maksudnya maksimal 4 jam agar pengendara bisa beristirahat dalam perjalanan selama 4 jam sekali agar tidak terlalu kelelahan yang berakibat fatal.

“Comfort ini tidak dibilang bahwa bisa berkendara 6-10 jam, nggak. Tapi bagaimana kita mampu 4 jam rileks,” ujar Sony.

Baca Juga:   Mengenal Fitur Traction Control pada Mobil