Piatek Masih Kesulitan Beradaptasi Dengan Sistem Ala Marco Giampaolo

REKANBOLA – Bomber AC Milan Krzysztof Piatek mengaku ia belum bisa mencetak banyak gol karena masih cukup kesulitan memahami sistem sang allenatore anyar, Marco Giampaolo.

Musim lalu, Piatek bermain dengan formasi 4-3-3 bersama Milan. Hal itu cocok baginya karena pemain asal Polandia ini bertipikal sebagai penyerang tengah.

Selama setengah musim membela Milan, Piatek sukses mengemas 11 gol dari 21 pertandingan. Namun pada musim ini ketajamannya seperti hilang tak berbekas.

Banyak yang menduga hal itu terjadi karena adanya pergantian taktik. Giampaolo mengususung formasi 4-3-1-2.

Piatek tampil tak sesuai harapan di masa pra musim. Dan sekarang dari dua pertandingan di Serie A yang sudah dilaluinya, ia masih belum bisa mencetak gol juga.

Kendala Piatek

Terkait performanya yang tak sesuai harapan, Piatek akhirnya angkat bicara. Ia menyebut ada dua kendala yang harus diatasinya saat ini.

Ia mengaku kendala pertama adalah soal fisik. Yang kedua adalah ia masih berusaha untuk mencerna ide-ide bawanan Giampaolo.

“Saya secara fisik tidak dalam kondisi yang baik setelah latihan pra-musim dan tidak mudah untuk mempelajari sistem taktis Giampaolo. Jadi ini bisa memakan waktu,” bukanya pada channel YouTube asal Polandia, FootTruck.

“Kami ingin menjaga bola untuk waktu yang lama, tapi saya pikir kadang-kadang kita harus mencoba sesuatu yang sedikit lebih banyak dengan bola-bola panjang. Giampaolo sangat menuntut dan selalu memiliki 15 opsi terbuka untuk setiap gerakan,” terangnya.

Masalah Lain

Piatek menambahkan, performa dirinya dan Milan saat ini belum enak dipandang karena ada masalah lain. Saat latihan pra musim kemarin, skuat sering tidak lengkap karena banyak pemain yang telat gabung.

Baca Juga:   Cetak Gol ke Gawang PSG, Daniel Sturridge Malah Dapat Kritikan

Akan tetapi, Piatek menambbahkan bahwa sekarang ini penampilan Rossoneri membaik. Ia juga menegaskan akan bekerja lebih keras lagi untuk mengasah ketajamannya.

“Itu sulit di pra-musim ketika sebagian besar pemain tidak ada di sana, tapi kami sekarang semakin baik dari hari ke hari. Saya mencoba untuk bergerak seperti yang diinginkan Pelatih, karena saya tahu itu akan membuat saya striker yang lebih baik,” serunya.

“Di Italia mereka mengatakan saya adalah penyerang tengah khas Polandia, karena saya selalu berada di dalam kotak penalti. Statistik tidak menunjukkan itu, tetapi orang-orang mengatakan saya perlu berusaha untuk bermain di luar area penalti lebih sering,” tandas Piatek.

AC Milan akan berhadapan dengan Verona di laga pekan ketiga Serie A. Setelah itu Krzysztof Piatek dkk akan berduel melawan Inter Milan di pekan kelima.