Polda Bali Tingkat Keamanan Pasca Teror di Selandia Baru

REKANBOLA – Pasca aksi teror yang terjadi di masjid kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) lalu, Polda Bali meningkatkan keamanan dan mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada. Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose meminta anggotanya untuk lebih waspada saat bertugas. Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat untuk menghindari gesekan-gesekan yang melibatkan SARA.

“Imbauan dari Kapolda Bali atas kejadian penembakan di New Zealand adalah masyarakat Bali tetap tenang namun waspada, hindari gesekan-gesekan yang melibatkan SARA. Petugas keamanan juga untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja di Denpasar, Minggu (17/3).

Hengky menyampaikan, tempat-tempat yang diwaspadai adalah tempat-tempat keramaian umum, pintu keluar masuk Pulau Bali, tempat-tempat ibadah, dan konsulat. Hal ini untuk menjadi masyarakat menjadi tenang.

“Persiapan sudah tergelar semua, dengan peningkatan intensitas operasionalnya ke sasaran yang jadi atensi. Juga peningkatan kewaspadaan serta meningkatkan komunikasi dengan satuan samping. Semoga Bali tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jumat siang (15/3) waktu Selandia Baru terjadi penembakan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru. Sebanyak 49 orang warga muslim menjadi korban kebiadaban aksi tersebut.

Baca Juga:   Ide hadiah untuk teman yang hobi traveling