Polisi Buru Wartawan di Makassar terkait Kasus Penipuan Rp 250 Juta

REKANBOLA – Polres Jeneponto mengejar Hs alias AK, wartawan salah satu TV lokal terkemuka di Makassar. Sejak sembilan hari lalu, lelaki yang sehari-harinya memakai perban sebelah matanya itu menghilang, usai dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan calon siswa (casis) bintara polisi warga Kabupaten Jeneponto, Sulsel. Uang senilai Rp 250 juta dibawa kabur, namun korban tidak juga lulus di SPN Batua Makassar.

“Iya kita sudah layangkan dua kali panggilan tapi terlapor (Hs alias AK) tidak datang. Kita sudah datangi rumahnya dan kantor medianya di Makassar, tapi yang bersangkutan tidak berhasil ditemui. Di kantornya itu, orang di sana sampaikan kalau terlapor sudah satu bulan tidak masuk kantor,” kata Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto yang dikonfirmasi, Jumat (1/3).

Dijelaskan, Hs ini dilaporkan ke Polres Jeneponto, Kamis (21/2), oleh Zulkifli (20) calon siswa bintara polisi bersama ayahnya, Rizal (40) yang seorang petani di Kabupaten Jeneponto.

Hs ini menjanjikan kelulusan Zulkifli dengan ‘menjual’ nama-nama perwira Polda Sulsel. Pertemuan mereka sejak akhir tahun 2016, secara bertahap Zulkifli dan ayahnya menyerahkan uang jaminan kelulusan ke Hs totalnya Rp 250 juta, namun Zulkifli tidak juga lulus padahal sempat dua kali mendaftar ke SPN Batua, Makassar tahun 2017 dan tahun 2018.

Karena menyadari ditipu, korban lantas melaporkan musibah yang menimpanya ke Polres Jeneponto.

Baca Juga:   Rencana Gelar Pernikahan Live, Angga Wijaya Suami Dewi Perssik Kena Demam Berdarah