Polisi Periksa CCTV Terkait Pemuda Dibacok Begal Usai Nonton Dangdut di Kebon Jeruk

REKANBOLA – Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tewasnya satu orang pemuda atas nama Ivan (22) di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ivan tewas akibat ditusuk di bagian dada kanan oleh lima orang laki-laki yang tak dikenal.

“Kami membentuk tim di bawah pimpinan Kanit Krimum Iptu Dimitri Mahendra bersama tim Identifikasi terjun ke lapangan melakukan olah TKP untuk mengumpulkan dan mendapatkan informasi guna memudahkan mencari titik terang para pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu saat dikonfirmasi, Sabtu (9/3).

Di lokasi kejadian, pihaknya meminta sejumlah keterangan beberapa orang yang tak jauh dari lokasi kejadian. Bukan hanya itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap Closed Circuit Television (CCTV) yang juga tak jauh dari lokasi kejadian.

“Tak hanya itu saja kami pun melakukan pemeriksaan kembali di lokasi kejadian guna mendapatkan bukti tambahan tungkas,” ujarnya.

Sebelumnya, Ivan (22) bersama dengan rekannya sedang berjalan pulang usai menonton konser dangdut. Warga Jala Lapangan Bola, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ini tiba-tiba saja dipepet oleh lima orang laki-laki tak dikenal menggunakan sepeda motor pada Senin (4/3) dini hari.

“Kejadian tersebut bermula korban Ivan bersama 2 teman lainnya selesai menonton acara dangdut bersama rekannya pulang berjalan kaki. Setibanya di Jalan Daan Mogot, korban bersama 2 rekannya tiba-tiba dicegat atau di pepet oleh pelaku 5 orang laki-laki yang berboncengan 2 sepeda motor dan mengaku sebagai petugas,” jelasnya.

Saat itu, para pelaku menuduh para korban sebagai pelaku yang sering melakukan aksi tawuran di kawasan tersebut. Para pelaku pun menggeledah badan para korban.

Baca Juga:   The Jak tewas dikeroyok bobotoh di GBLA, Kang Emil desak pelaku dihukum berat

“Namun korban memberontak, yang kemudian salah satu pelaku menusuk dada korban menggunakan sajam yang belum diketahui jenisnya menyebabkan luka tusuk pada dada kanan korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Seorang pria berinisial IS (22) meregang nyawa di tangan komplotan begal lantaran mengalami luka bacok saat mempertahankan harta bendanya. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Daan Mogot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada dini hari sekitar pukul 02.00.

Kanit Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra mengatakan, insiden itu bermula saat korban tengah berjalan kaki bersama dua orang rekannya. Ketika ketiganya tengah berjalan kaki di kawasan yang sepi, tiba-tiba komplotan begal itu menghampiri korban.

“Tanpa basa-basi, komplotan itu pun langsung meminta korban dan rekan-rekannya untuk menyerahkan semua harta bendanya. Akan tetapi, korban yang tak mau menyerahkannya itu mencoba melakukan perlawanan,” katanya saat dihubungi, Senin (4/3).

Kata Dimitri, para pelaku itu sempat mengambil dompet milik korban secara paksa sebelum membacoknya. Alhasil, IS pun meregang nyawa usai dibacok.

“Sedangkan, dua rekan IS lainnya berhasil lolos lantaran para pelaku langsung melarikan diri usai membacok IS. Dari keterangan saksi, pelaku berjumlah 4 orang. Sehingga salah satu pelaku langsung membacok korban di bagian dada,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Dimitri, pihaknya tengah memburu keberadaan para pelaku yang diketahui mengendarai dua sepeda motor pada saat beraksi.

“Kami masih melakukan pengejaran ya. Dari tim Jatanras Polres dan Polsek sedang bergerak,” kata Dimitri.