Polisi Sebut Terduga Teroris Abu Arkam Berencana Rampok Bank

REKANBOLA – M Zulkifli (19) alias Abu Arkam, warga Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, kemarin. Dia diketahui berencana merampok bank.

Pasca-penangkapan Abu Arkam, tim Antiteror Polri langsung membawanya ke Mabes Polri di Jakarta untuk pengembangan lebih lanjut. Keterangannya terus didalami.

“Benar, sudah diamankan di Mabes Polri. Sekarang sedang diperiksa untuk mendalami keterangannya,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, dikonfirmasi REKANBOLA, Kamis (21/3).

Dedi merinci, Abu Arkam yang juga punya nama lain Muhammad Al Indunisiy itu, ditangkap sekira pukul 09.20 WITA, di kawasan Jalan Durian III Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau.

“Dia kelahiran Barru (di Sulawesi Selatan). Tinggalnya masih di kawasan Gunung Panjang, di Tanjung Redeb,” ujar Dedi.

Dijelaskan Dedi, keterangan sementara Abu Arkam berencana ingin ikut merampok.
“Merencanakan ikut amaliah merampok bank sebagai modal utama untuk melakukan jihad melawan thogut,” ungkapnya.

Diketahui, dengan penangkapan Abu Arkam, total sudah ada delapan terduga teroris jaringan JAD di Sibolga yang ditangkap dalam 10 hari terakhir. Penangkapan pertama dilakukan terhadap R alias Putra Syuhada di Lampung pada 9 Maret lalu. Di Sibolga, polisi menemukan banyak bom rakitan. Setidaknya ada sekitar 300 kilogram bahan peledak yang di sita dalam operasi tersebut.

Baca Juga:   Lengkap Sekeluarga, Jokowi Malam Mingguan di Mal Solo Paragon