Pulang Jumatan, Pemuda di Bulukumba Dikeroyok hingga Tewas Mengenaskan

REKANBOLA – Syahrul Haris, (23), warga Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel tewas dikeroyok empat pelaku di rumah sepupunya, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Bulukumba. Penganiayaan tersebut terjadi setelah korban selesai salat Jumat, Jumat (1/3).

Sekujur tubuh korban penuh luka robek akibat serangan badik dari empat orang pelaku yakni Laode Mauliding alias Alif (21), Muhammad Ridwan (17), Andi Dedi Mappamadeng (28) dan Wahyuda Yusuf (19). Tidak lama berselang, empat pelaku berhasil diringkus polisi dipimpin Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra.

Korban mengalami luka robek di telinga kiri hingga leher, kepala belakang sebelah kiri, punggung sebelah kiri, dada sebelah kiri dan luka di perut serta pinggang sebelah kanan.

Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan menjelaskan, peristiwa ini terjadi karena motif dendam. Sehari sebelumnya, Kamis (28/2), korban memukul Jabal Nur, kerabat salah satu pelaku. Belum diketahui alasan pemukulan tersebut.

Keesokannya, pelaku kemudian mencari korban. awalnya Muhammad Ridwan yang menemukan korban pulang dari salat Jumat. Laode Maulidin alias Alif yang bersama Ridwan saat itu mengikuti korban hingga tiba di rumah sepupu. Laode Maulidin yang membawa sebilah badiknya di punggung memanggil kembali Muhammad Ridwan, Wahyuda dan Dedi untuk mendatangi korban.

“Pelaku lalu bertanya ‘Kau yang kemarin pukul keluargaku?’ Dijawab oleh korban ‘Iyo’. Saat itulah langsung terjadi perkelahian. Para pelaku mengeroyok korban menyisakan banyak luka. Korban meninggal dunia di RSUD Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba,” kata Syamsu Ridwan.

Setelah mendapat laporan, polisi kemudian menangkap Wahyuda yang lebih dulu diamankan warga. Ketiga pelaku diringkus saat sembuyi di rumah Kepala Dusun.

Baca Juga:   AS-Korut Batal Bertemu, Presiden Macron Nilai Trump Salah Langkah