Relawan Sebut Jokowi – Kiai Ma’ruf Hadapi Dajal Politik

Rekanbola – Para relawan semakin all out berjuang untuk memenangkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Salah satunya adalah kelompok relawan yang tergabung dalam Kita Santri Kiai Ma’ruf Amin (Kita Sama).

Koordinator Kita Sama Banten Ibnu Baliran menilai Jokowi-KH Ma’ruf Amin kerap menjadi objek fitnah dari lawan politik.

Ibnu pun mengaku merasa sangat prihatin melihat situasi menjelang Pilpres 2019.

”Pesta demokrasi yang seharusnya dilalui dengan sukacita justru marak dengan kebohongan dan fitnah yang berpotensi memecah belah masyarakat,” ujar Ibnu di sela-sela rembuk relawan di Master C19 Portal KMA, Menteng, Jakarta, Minggu (16/12).

Ibnu menyebut para elite politik yang kerap melontarkan kebencian, kebohongan, serta fitnah adalah dajal politik.

”Ya, ciri-ciri dajal memang begitu. Suka berbohong dan menyebar fitnah,” kata Ibnu.

Ibnu lantas mencontohkan fitnah yang dialamatkan kepada Jokowi. Salah satunya adalah hoaks tentang penganiayaan yang dilontarkan Ratna Sarumpaet.

“Bahkan, banyak yang menyebut penganiayaan itu dilakukan oleh pemerintah karena Ratna sering mengkritik pemerintah,” kata Ibnu.

Fitnah lainnya, sambung Ibnu, adalah Jokowi difitnah sebagai bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI), anti-Islam, dan sangat proasing.

”Menurut saya, itu fitnah. Presiden Jokowi bukan anak PKI, tidak anti-Islam, dan tidak proasing atau aseng seperti yang dituduhkan,” tutur Ibnu.

Ibnu mengaku enggan menyebutkan nama pihak yang menyebarkan kebohongan terhadap Jokowi.

“Yang jelas, orang yang berambisi meraih kekuasaan dengan menyebarkan kebohongan dan fitnah sama dengan dajal. Makanya, kami menyebut Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf saat ini tengah berhadapan dengan dajal politik,” imbuh Ibnu.

Baca Juga:   Menang Atas Madrid, Griezmann Jadi Semakin Yakin Bertahan