Rupiah Mulai Jauhi Rp15.300 per Dolar AS

Rekanbola – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp15.222 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot pagi ini, Rabu (10/10). Posisi ini menguat 16 poin dibanding perdagangan pasar spot kemarin sore, Selasa (9/10), di Rp15.238 per dolar AS.

Sejalan dengan rupiah, beberapa mata uang di kawasan Asia turut menguat dari dolar AS. Won Korea Selatan menguat 0,25 persen, baht Thailand 0,23 persen, dan dolar Singapura 0,19 persen.

Lalu, ringgit Malaysia 0,13 persen, renminbi China 0,11 persen, dan peso Filipina 0,01 persen. Namun, yen Jepang minus 0,11 persen dan dolar Hong Kong 0,02 persen.

Sementara, mata uang utama negara maju kompak menguat. Dolar Australia menguat 0,2 persen, euro Eropa 0,13 persen, franc Swiss 0,11 persen, poundsterling Inggris 0,08 oersen, dolar Kanada 0,08 persen, dan rubel Rusia 0,01 persen.

Meski rupiah pagi ini menguat, Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi memperkirakan rupiah masih memiliki kecenderungan melemah pada hari ini dengan bergerak di rentang Rp15.180-15.260 per dolar AS.

“Sekarang ini dolar AS sedang berjaya sekali, sedangkan rupiah bakal melempem. Belum kelihatan kapan rupiah bisa menguat,” ucapnya kepada Rekanbola.com, Rabu (10/10).

Menurutnya, pelemahan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi laporan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) yang menyebutkan pertumbuhan ekonomi global, termasuk Indonesia akan menurun.

Ekonomi global diproyeksi turun dari 3,9 persen menjadi 3,7 persen. Sedangkan ekonomi Indonesia diprediksi turun dari 5,3 persen menjadi 5,1 persen.

Baca Juga:   Komitmen Dane Milovanovic Antar MU Rengkuh Gelar Juara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *