Saat pertemuan IMF-World Bank, Bali kedatangan 100 pesawat tambahan setiap hari

Rekanbola.com –  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan akan ada penambahan penerbangan 100 pesawat setiap hari di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, saat berlangsungnya pertemuan IMF dan Bank Dunia pada Oktober 2018.

“Kepadatan penerbangan di Bali sudah kami antisipasi sejak awal dan sejumlah langkah juga sudah kami persiapkan agar tetap lancar,” kata Menhub Budi Karya seperti dikutip dari Antara, Minggu (4/2).

Menurut menhub, menjelang berlangsungnya pertemuan internasional pada 8-14 Oktober 2018 itu, sejumlah delegasi akan menggunakan pesawat sehingga frekuensi penerbangan menjadi tinggi dan ramai. Untuk itu, sejumlah sarana dan prasarana di Bandara Ngurai Rai sudah dan akan dipersiapkan seperti dengan tempat parkir pesawat (apron) yang semula menampung 28 pesawat menjadi 35 pesawat.

“Kami mengimbau maskapai penerbangan yang terbang ke Bali pada saat itu bisa menggunakan pesawat berbadan lebar,” kata menhub.

Menurut Menhub, langkah itu dilakukan untuk memberikan kesan cantik dan bagus mengenai Bali khususnya dan Indonesia umumnya dalam menyambut delegasi asing.

Mengingat kapasitas apron terbatas sementara pesawat yang menginap banyak, Kemenhub telah mempersiapkan bandara pendukung, seperti Surabaya, Jember,Banyuwangi, dan Lombok. “Kami persiapkan bandara untuk parkir pesawat dekat Bali yang jarak penerbangannya sekitar satu jam,” “kata Budi.

Bali akan menjadi tuan rumah dari acara tahunan IMF-World Bank, akan dihadiri oleh 15.000 delegasi dari 189 negara anggota IMF dan World Bank.

 

Baca Juga :

 

Baca Juga:   Lion Air Rencanakan Terbang Ke Eropa

Hasil gambar untuk MInion logo