Saksi Kasus Suap Ditipu Penyidik Gadungan, Ini Kata KPK

Rekanbola.com – Seorang saksi untuk kasus gratifikasi yang menjerat Gubernur Jambi Zumi Zola tertipu dengan komplotan KPK gadungan yang menawarkan penyelesaian kasus. KPK menegaskan orang tersebut bukan oknumnya.

“Soal ada pihak yang mengaku dari KPK, baik yang inisialnya sama maupun kepanjangannya sama, kami ingatkan pada seluruh pihak, pada seluruh unsur instansi dan dinas terkait. Kalau ada orang yang mengaku dari KPK dan kemudian meminta fasilitas dan apalagi meminta sejumlah uang, kami pastikan itu bukan dari KPK,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018).

KPK mengimbau, setiap orang yang bertemu dengan orang yang mengaku sebagai anggota KPK, langsung melapor. Laporan ini akan diteruskan ke polisi.

“Ini sekaligus kita ingatkan, jika ada yang meminta fasilitas dalam bentuk apa pun silakan laporkan ke kepolisian setempat dan laporkan ke Dumas (Pengaduan Masyarakat) KPK, pasti akan kita tindak lanjuti,” kata Febri.

Terkait peristiwa ini, KPK juga sudah mendapat informasi komplotan tersebut telah diproses hukum. Informasi itu diperoleh KPK dengan ketika berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan pelaku penipuan yang mengaku sebagai penyidik KPK. Komplotan ini terdiri dari 4 orang dan mengaku sebagai penyidik KPK dan menawarkan penyelesaikan kasus dengan meminta uang Rp 150 juta.

Korban diketahui bernama Endria Putra, seorang konsultan jasa konstruksi di Jambi. Dia juga merupakan saksi kasus Gubernur Jambi Zumi Zola. Endria sempat mentransfer Rp 10 juta sebelum akhirnya tahu komplotan itu palsu dari penyidik KPK asli yang sedang memeriksanya.

Baca Juga:   Dua Penumpang Pesawat Lion Air JT610 Teridentifikasi

Dia melapor ke Polda Metro Jaya dan komplotan ini berhasil dibekuk. Keempat tersangka itu adalah Harry Ray Sanjaya, Abdullah, Exitarama Rumzi, dan Daseil Dusky.

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo