Saling Tantang di WhatsApp Berujung Pembacokan Hingga Tewas

REKANBOLA – Heri Hermawan, pemuda 24 tahun di Kota Bekasi tewas setelah dicelurit oleh temannya sendiri GT alias Rian di Jalan Alternatif Cibubur, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna. Penyebabnya, gara-gara saling ejek di aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (7/3) dini hari kemarin. Peristiwa bermula ketika korban baru saja berbalas pesan dengan Deski, kawan dari tersangka GT dua jam sebelumnya.

“Dalam chatting terjadi saling tantang untuk berkelahi,” kata Eka di Bekasi, Sabtu (9/3).

Tersangka GT yang melihat chat antara Deski dengan korban geram karena ditantang. Alhasil, GT mengajak temannya MT alias Toha untuk mencari korban. Menggunakan sepeda motor, tersangka kemudian bertemu dengan korban di lokasi kejadian sekitar pukul 02.00 WIB.

“Korban mengeluarkan sebilah celurit dari balik pakaiannya,” ujar Eka.

Karena itu, tersangka GT dan MT pulang ke rumahnya untuk mengambil sebilah celurit. Keduanya lalu kembali menghampiri korban di lokasi yang sama. Tanpa basa-basi, tersangka GT mengayunkan celuritnya ke dada korban.

“Setelah pelaku jatuh, tersangka melarikan diri. Sedangkan, korban ditolong teman-temannya untuk dibawa ke rumah sakit,” ujar dia.

Nyawa korban tak dapat diselamatkan. Sehingga dibawa ke RS Polri Kramajati,Jakarta Timur untuk diotopsi. Polisi yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Tak lama kemudian, tersangka GT dibekuk di rumah kontrakannya.

“Kami masih memburu satu tersangka lain berinisial MT alias Toha, adapun keterlibatan Deski yang awal chatingan masih dalam penyidikan,” kata Eka.

Tersangka GT kini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Pondok Gede. Dijerat dengan pasal 338 subsider 354 KUHP , ancamannya hukuman penjara selama 15 tahun. Barang bukti disita berupa dua buah celurit dan pakaian korban serta pelaku.

Baca Juga:   Jepang Akui 1 Orang Tewas Terpapar Radiasi Nuklir di Fukushima