Sambut Natal dan Tahun Baru 2019, KAI Siagakan 6.000 Anggota TNI-Polri

REKANBOLA – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro meminta anak buahnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan selama memberikan pelayanan angkutan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pihaknya meminta untuk mewaspadai titik-titik dianggap rawan timbulnya kecelakaan dan kejadian tidak diinginkan lainnya.

Kata Edi selama Natal dan Tahun Baru, pihaknya juga melibatkan pihak keamanan dari berbagai unsur guna mendukung kenyamanan penumpang. Sekitar 6.000 personel dilibatkan di seluruh stasiun kereta.

“Keamanan kita mengerahkan 6.000 personil lebih, mereka TNI dan Polri diperbantukan selama Natal dan Tahun Baru,” katanya dalam inspeksi mendadak di Stasiun Kota Baru Malang, Jumat (14/12).

Edi juga meminta untuk mewaspadai terjadinya aksi pelemparan yang belakangan kerap terjadi di sepanjang jalur, selain titik-titik perlintasan yang dianggap rawan.

“Sejauh ini kita sudah mendapatkan laporan dari Kadaops yang kami lalui. Rata-rata mereka sudah mengetahui titik yang dianggap rawan. Baik rawan teknis dan non teknis, yang teknis itu seperti rawan longsor, banjir dan anjlokan. Kalau non teknis itu pelemparan, dan juga perlintasan,” kata Edi.

Edi mengatakan, semua daerah telah melakukan identifikasi untuk perlintasan yang dianggap rawan. Karena itu dirinya meminta anak buahnya untuk memastikan adanya penjagaan sehingga titik perlintasan aman.

“Perlintasan di Daop 8 ini cukup banyak juga. Saya minta pada petugas selama operasi Natal dan Tahun Baru ini dijaga dengan pasti agar tidak terjadi apa-apa,” tegasnya.

Edi didampingi sejumlah pejabat PT KAI menggelar inspeksi mendadak (Sidak) kesiapan angkutan menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru di Stasiun Kota Baru. Sidak dilakukan dengan melakukan pengecekan di sejumlah stasiun di sepanjang jalur. Edi juga mengecek fasilitas ruang kesehatan dan pemasanan tiket.

Baca Juga:   Tantang Galaxy S10, Oppo Find X Pro Rilis 2019?

Beberapa kali, Edi menyapa penumpang dan berdialog menanyakan seputar fasilitas angkutan KAI. Selain itu juga berdialog dengan para karyawan dan masinis kereta. “Anda harus sehat, kalau tidak sehat istirahat saja. Karena Anda membawa banyak penumpang dan bertanggung jawab pada keselamatan mereka,” katanya kepada masinis di ruang kesehatan.