Seperti Zidane, Griezmann Disebut sebagai Pemain Paling Penting Prancis

REKANBOLA – Mantan pemain Prancis, Marcel Desailly, mengatakan bahwa Antoine Griezmann akan menjadi pemain kunci untuk Prancis di Piala Dunia 2018. Ia menyebut, pemain Atletico Madrid tersebut akan menjadi sosok seperti Zinedine Zidane ketika masih aktif bermain untuk negaranya.

Griezmann sudah barang tentu masuk dalam skuat Prancis untuk menjalani Piala Dunia tahun ini. Les Blues akan menghadapi Australia pada laga perdana pada hari Sabtu (15/6) waktu setempat.

Pemain 27 tahun tersebut diharapkan akan menjadi penentu kemenangan bagi pasukan Didier Deschamps. Pada laga ujicoba menghadapi Italia, Griezmann mencetak gol lewat tendangan penalti.

Ketika menghadapi Australia, Griezmann juga dipercaya akan menjadi penentu kemenangan atau pada laga yang lainnya. Hal itu layaknya Zidane ketika membela Prancis di Piala Dunia edisi 1998.

Mengubah Dinamika

Mengubah Dinamika

“Saya kira Didier dengan jelas menyinggung soal itu, Antoine Griezmann adalah pemain kunci dalam skuat tim nasional Prancis ini,” ucap Desailly seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Ia akan menjadi pemain yang bisa mengubah dinamika. Ia adalah pemain yang bisa memberikan intensitas pada sisi penyerangan.”

“Griezmann adalah pemain kunci dalam tim ini seperti Zidane pada era kami,” paparnya.

Tak Masuk Skuat

Tak Masuk Skuat

Dalam Piala Dunia 2018, Deschamps tak membawa nama-nama pemain beken seperti Anthony Martial, Alexandre Lacazette dan Kingsley Coman. Mereka semua mendapat kesempatan untuk membela Prancis di Euro 2016. Namun mereka gagal bersinar.

“Martial, Lacazette dan Kingsley Coman– banyak pemain, saya sepakat. Itu adalah pilihan, itulah Didier. Ia mencoba mereka pada Piala Eropa. Mungkin ia menyadari bahwa level mereka di bawah daripada yang ia harapkan,” sebut Desailly.

Baca Juga:   Ironi Thierry Henry

Gagal Juara

Gagal Juara

Pada Euro 2016, Prancis lolos ke babak final. Namun kemudian mereka kalah dari Portugal. Dengan skuat segar di Piala Dunia 2018, Prancis dipercaya punya peluang untuk jadi juara.

“Kami rasa Didier memiliki tim ini pada akhir Euro. Untuk Piala Dunia ini ia tak punya pilihan tapi membangun tim lagi untuk mendapat kesempatan juara di kompetisi itu,” tandasnya.

Baca Juga :