Smalling dan Obsesi Menjadi Juara Piala FA

Rekanbola – Piala FA menjadi salah satu peluang bagi Manchester United untuk mengakhiri musim 2018/19 dengan raihan gelar juara. Karena itu, bek tengah Chris Smalling mengaku terobsesi untuk bisa juara.

United punya tradisi yang bagus saat bermain di Piala FA. Sebab, Setan Merah menjadi salah satu tim paling sukses sepanjang sejarah turnamen sepak bola paling tua di dunia tersebut.

United telah meraih 12 kali gelar juara di Piala FA. Hanya ada satu tim yang punya capaian lebih baik dari United. Tim tersebut tidak lain adalah Arsenal. The Gunners sudah meraih 13 kali gelar juara.

Smalling pun ingin menyamai catatan gelar juara yang diraih Arsenal. Simak ambisi besar Smalling menjadi juara Piala FA di bawah ini.

 

Buru Gelar Juara Piala FA

Manchester United sudah tersingkir dari ajang Carabao Cup. United pun sulit untuk bisa bersaing dalam perebutan gelar juara Premier League. Sementara, jalan menjadi juara di Liga Champions musim ini juga masih sangat panjang.

Piala FA bisa jadi alternatif pilihan bagi United jika ingin mengakhiri musim dengan gelar juara. Dan, Smalling pun tidak akan melewatkan peluang tersebut.

“Kami menjadi juara Piala FA pada tahun 2016 dan kami melaju ke final tahun lalu – tentu saja kami juga juara di Liga Europa dan Carabao Cup – jadi, setidaknya ada satu final dalam tiga musim terakhir,” ucap Smalling di situs resmi klub.

“Secara umum kami berada di posisi yang sangat baik saat berhadapan dengan lawan selama 90 menit di sebuah turnamen. Saya rasa pengalaman yang kami miliki akan sangat penting dan merangsang kami untuk meraih Piala FA musim ini,” tandasnya.

Baca Juga:   'Kami sudah sepakat' - Mantan pemain fixer transfer Arsenal tentang Alexis U-turn & gagal dalam penawaran Lemar

 

Lupakan Tahun Lalu

Chris Smalling meminta skuat United untuk melupakan kegagalan menjadi juara pada musim 2017/18 yang lalu. Bagi pemain berusia 29 tahun, tahun ini adalah sebuah tantangan baru untuk bisa mencapai prestasi yang lebih baik. Termasuk di Piala FA.

“Tidak peduli apa yang terjadi pada tahu lalu, entah Anda menjadi juara sebuah turnamen atau hal-hal yang membuat Anda kecewa. Ini seperti memulai hal yang baru dan Anda tidak tahu siapa yang akan jadi lawannya,” tandas Smalling.