SpaceX Buka Lowongan Kerja, Ini Kriteria Utamanya

Rekanbola – SpaceX, perusahaan aerospace yang didirikan oleh Elon Musk, baru saja membuka 544 lowongan pekerjaan. Untuk dapat bergabung dengan perusahaan bergengsi itu, tentu harus melewati proses seleksi yang tergolong tidak mudah.

Kendati begitu, nyatanya Musk telah memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi bagi calon pegawai SpaceX. Perusahaan ini berhasrat ingin mengirimkan manusia ke Mars pada tahun 2024. Terkait hal itu, salah satu kriteria utama yang harus dimiliki oleh calon pekerja SpaceX adalah keinginan untuk mengeksplorasi.

“Kami di sini mencari orang yang ingin membantu kami mencapai tujuan untuk membuat manusia multi-planetary,” kata Vice President of Human Resources SpaceX, Brian Bjelde kepada Glassdoor, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (26/6/2018).

Bjelde juga mengatakan bahwa ada tiga kualitas utama lainnya yang Musk cari dari calon pegawainya. Kualitas yang dimaksud tidak mungkin ditemukan di resume, yakni semangat, dorongan, dan bakat.

Walaupun resume juga penting untuk merinci pencapaian calon pegawai, Bjelde justru mencari apa yang memotivasi kandidat untuk bekerja dengan baik dan bagaimana kandidat menghadapi tantangan.

“Resume mengukur kemampuan untuk menulis daftar prestasi, dan itu tidak selalu menjadi indikator kesuksesan – resume tidak akan duduk melakukan pekerjaan pada hari Senin,” tambah Bjelde.

Untuk itu, Bjelde menyarankan kandidat untuk membuat resume yang lebih menarik dengan menambahkan kegagalan yang pernah dialami selama berkarir dan bagaimana mengatasinya.

Bjelde juga menetapkan standar yang tinggi bagi kandidat bagi yang ingin bekerja di SpaceX. Dalam hal ini, ia mengusulkan kepada manajer hanya merekrut kandidat yang lebih baik dari mereka.

“Jika kamu diberikan kesempatan untuk mengembangkan tim kamu dan kamu mencari orang yang lebih baik dari dirimu, maka kamu akan membuat perusahaan menjadi lebih baik,” ujar Bjelde.

Baca Juga:   SpaceX Tunda Perjalanan Keliling Bulan

SpaceX juga memprioritaskan untuk menguji langsung kemampuan dari kandidat sebelum benar-benar direkrut oleh perusahaan.

“Jika kamu merekrut seseorang untuk menjadi tukang las kelas dunia, maka kami benar-benar membawa mereka sebagai bagian dari wawancara dan memberikan mereka tugas mengelas untuk memahami bakat mereka dalam tugas ini,” ucap Bjelde.

“Kami melakukan hal yang sama dengan kelompok teknisi kami, dan dengan posisi lain dimana aktivitas kerjanya dapat dilihat dalam ujian praktik,” tutup Bjelde.

 

 

(Sumber : detik.com)