Suhu di Praha Semakin Panas

Rekanbola – Ibu kota Republik Ceko, Praha, sedang mencapai titik suhu terpanas yang pernah ada sejak tahun 1775.

Fakta ini diungkap oleh lembaga yang meneliti tentang suhu dan cuaca di Republik Ceko.

“Pada tahun 2018, suhu rata-rata Praha mencapai 12,8 derajat celsius. Ini berarti suhu lebih panas 3,2 derajat celcius ketimbang suhu dari tahun 1775-2014,” ujar seorang pakar dari institut hidrometeorologi di Praha, seperti yang dikutip dari AFP, Selasa (8/1).

Berdasarkan catatan sebelumnya terkait suhu rata-rata tahunan di Praha, khususnya tahun 2015, sudah mencapai angka 12,5 derajat celcius.

Kenaikan suhu ini disinyalir karena kekeringan di Eropa saat musim panas. Fase kekeringan itu memberikan dampak kepada 94 persen kawasan di Eropa Tengah.

Kekeringan saat musim panas rupanya tak hanya melanda Ceko, negara-negara di sebelah utara seperti Swedia pun juga merasakan dampaknya.

Selain memiliki panorama perkotaan tua yang memukau, seperti St Vitus Cathedral, Prague Castle, Charles Bridge atau Karluv most. Praha juga dikenal sebagai kota bir yang populer di dunia.

Bir adalah salah satu minuman berakohol yang menjadi salah satu komoditas wisata di berbagai daerah.

Pengalaman yang harus didapatkan jika berkunjung ke Praha adalah menikmati kehidupan malam yang bergelimang bir, atau meneguk bir sambil mengunyah cemilan sendirian.

Bagi para penggemar musik, khususnya The Beatles dan John Lennon, Praha memiliki sebuah tembok sepanjang 20 meter yang disebut Lennon Wall.

Tembok ini ditujukan bagi para penggemar musik karya John Lennon di sleuruh dunia, setiap orang yang berkunjung ke sini diperkenankan mengungkapkan rasa cintanya kepada sang pangeran kedamaian dari Liverpool itu

Baca Juga:   Apakah Wanita Menyukai Pria Berjenggot?