Tentara Israel bongkar 45 sekolah Palestina demi bangun pemukiman ilegal

Rekanbola.com –  Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) memperingatkan militer Israel agar tidak membongkar 45 sekolah di Palestina. Hal itu bisa berimbas pada nasib pendidikan anak-anak.

Koordinator OCHA untuk Palestina, Roberto Valent, mengatakan anak-anak yang berusia tujuh tahun tidak akan punya sekolah lagi jika pasukan Israel melakukan proyek pembongkaran.

“Saya sangat prihatin dengan pembongkaran yang dilakukan pihak Israel pagi ini, yaitu dua ruang kelas yang dibiayai pendonor, kelas tiga dan empat yang melayani 26 anak sekolah Palestina di Komunitas Badui, dan pengungsi Abu Nuwar yang berada di Area C di pinggiran kota Yerusalem,” kata Valent, dilansir dari laman Days of Palestina, Selasa (6/2).

Roberto menambahkan pembongkaran dilakukan dengan alasan tanpa izin dari Israel, yang sebenarnya hampir tidak mungkin izin tersebut diperoleh.

Proses permohonan izin mendirikan bangunan memakan waktu sampai bertahun-tahun. Jadi, jalan keluar dari pengadilan Israel adalah mempercepat pembongkaran rumah Palestina.

Pembangunan pemukiman Israel, yang menurut hukum internasional adalah ilegal, masih terus berlanjut. Pembangunan ini sangat didukung oleh Tel Aviv.

Pengungsi Abu Nuwar menghadapi dua masalah, yaitu kebijakan dari politik dan praktik Israel, termasuk pengerusakan dan larangan akses untuk layanan dasar, seperti pendidikan.

“Ini adalah pembongkaran yang ke enam atau penyitaan di sekolah Abu Nuwar oleh pemerintah Israel sejak Februari 2016.” kata Valent.

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo

 

Baca Juga:   Buron 8 bulan, pemuda penikam temannya ditangkap saat lagi nongkrong