Terjadi Badai Besar, Sebuah Provinsi Di Tiongkok Ini Dilanda ‘Hujan Seafood’

Rekanbola – Hujan yang turun ke Bumi selalu identik dengan air. Namun, apa jadinya kalau air tersebut disertai dengan benda-benda lainnya, seperti makhluk-makhluk laut misalnya? Meski menakjubkan, sepertinya hal itu juga menyimpan sedikit rasa ngeri.

Ya, sebuah fenomena alam yang tidak biasa belum lama ini terjadi di sebuah kota pesisir Qingdao di Provinsi Shandong, Tiongkok Timur. Beberapa gambar yang langsung viral di media sosial memperlihatkan bahwa beberapa hewan laut terlihat berjatuhan bersama dengan air hujan.

Meskipun gambar tersebut terlihat seperti tidak asli, tapi kenyataannya, fenomena yang disebut banyak orang sebagai “hujan seafood” atau hujan hidangan laut ini memang benar-benar terjadi. Fenomena ini terjadi saat provinsi tersebut diterpa badai besar yang juga membuat beberapa pohon tumbang dan lalu lintas lumpuh total.

Terjadi Badai Besar, Sebuah Provinsi di Tiongkok Ini Dilanda 'Hujan Seafood'

Administrasi Meteorologi Tiongkok mengonfirmasi bahwa telah ada sejumlah makhluk laut yang tertiup ke darat oleh sebuah angin putih beliung. Menurut penjelasan layanan meteorologi kota tersebut, kecepatan angin yang dihasilkan selama badai telah membuat rekor baru sepanjang waktu untuk bulan Juni. Dilansir dari Mirror pada Senin (18/6), angin badai yang terjadi saat itu mencapai 78 mil per jam atau 12 pada skala Beaufort.

Binatang-binatang laut seperti gurita, bintang laut, udang, dan juga kerang tersebut terlihat berjatuhan di jendela mobil. Diyakini, makhluk-makhluk tersebut dibawa ke daratan oleh angin puting beliung yang mengisap mereka dari Laut Kuning. Binatang-binatang tersebut kemudian ikut jatuh turun ke Bumi saat hujan melanda di wilayah Provinsi Shandong.

Menurut ahli meteorologi, tidak jarang tornado mengangkut makhluk-makhluk laut sejauh ratusan mil dari habitat mereka. Seperti yang terjadi pada tahun 2010 yang lalu. Ratusan ikan terlihat menghujani 650 penduduk Lajamanu setelah tersedot ke daratan oleh angin puting beliung. Fenomena langka serupa baru-baru ini juga terjadi di Sri Lanka pada bulan November tahun lalu. Penduduk desa Jaffna di Sri Lanka tersebut mengatakan bahwa fenomena ini telah terjadi selama tiga tahun berturut-turut.

Baca Juga:   Modric dan Iniesta Asalnya Bukan dari Bumi

 

 

(Sumber : wowkeren.com)