Toni Nadal Tak Pernah Mimpikan Rafael Nadal Menangkan French Open Sebanyak Itu

Rekanbola – Bagi Toni Nadal, menjadi individu yang rendah hati terlepas dari semua kesuksesan yang telah diraih menjadi kunci bagi Rafael Nadal untuk tetap bisa bermain di level tertinggi.

Toni mempertimbangkan bahwa kerendahan hati harus dikedepankan.

“Mimpi Rafael adalah menjadi petenis top dunia,” ungkap Toni.

“Tetapi, mimpi itu seharusnya tidak menyembunyikan kenyataan. Kita tahu bahwa kesuksesan tersebut bisa diraih dengan ribuan jam menjalani sesi latihan. Anda jangan pernah merasa puas, jangan pernah. Ketika masih sebagai petenis junior, ia menjadi juara juara Spanyol untuk kali pertama. Lalu saya mengatakan kepadanya, ‘Rafa, banyak anak telah melakukannya dan mereka tidak melakukan hal yang menggebrak’. Itu hanya awalnya saja.” papar Toni kepada NRC.

“Gelar pertamanya sebagai petenis profesional di Sopot memperlihatkan bahwa kami berada di jalur yang tepat. Setelah gelar Grand Slam pertamanya pada musim 2005 di French Open, saya bertanya pada Rafa, “Dalam daftar apa yang ingin kau masuki? Di daftar panjang dari petenis yang memenangkan satu gelar Grand Slam atau apakah kita kita akan terus menambahnya? Itu plihanmu’.”

Toni masih kesulitan untuk mempercayai bahwa keponakannya, Nadal adalah juara 11 kali di French Open.

“Saya tidak pernah bermimpi bahwa Rafael akan memenangkan senbanyak itu. Itu tentunya jumlah yang luar biasa,” tambah Toni.

Sempat membimbing Nadal selama beberapa waktu, bagi Toni sekarang ini Rafael Nadal Academy menjadi prioritasnya.

“Saya terlibat banyak dengan pencapaian luar biasa dari Rafael. Tetapi, saya mendapatkan banyak kepuasan dari melatih di Manacor bersama anak-anak di akademi. Untuk saat ini, Roland Garros (French Open) tentu terlalu jauh bagi mereka. Mereka harus terinspirassi dengan ide bahwa Rafael juga mengawali kariernya seperti mereka, yakni dengan sebuah raket dan mimpi,” imbuh Toni.

Baca Juga:   Final Pertemukan Pliskova dengan Vandeweghe