Viral kisah penjual donat tunarungu di Salatiga, warganet terharu

Rekanbola – Jagat Twitter kembali dihebohkan dengan sebuah kisah haru. Kali ini kisah tersebut datang dari seorang pemuda tunarungu yang berjualan donat dengan gerobaknya di Pasar Raya Salatiga.
penjual donat tunarungu

Adalah Theodorus Pradipta yang pertama kali mengunggah foto pemuda tersebut di Twitter. Dalam cuitannya, Pradipta menuliskan bahwa donat buatan pemuda tersebut rasanya tidak kalah enak dengan donat milik brand besar yang biasa dijual di pusat perbelanjaan.

Rasanya pun beragam, mulai dari donat ‘kampung’ yang hanya bertabur gula halus hingga donat ‘kekinian’ dengan topping nuttela maupun kit-kat.

Pradipta juga menuliskan, meskipun penjualnya adalah seorang tunarungu dan tunawicara, ia memiliki kesan yang ramah sekali. Sang penjual selalu tersenyum dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap pembeli yang datang.

Tempat nya bersih bgt. Packing donatnya TERBAIK dr yg ada di salatiga. Dan murah,” tulisnya melalui akun Twitter @paskah_t, seperti dikutip, Minggu (22/7).

Warganet yang melihat unggahan tersebut pun ramai-ramai menuliskan komentar. Tak sedikit yang ikut merasa terharu dan turut memberikan pujian atas kerja keras pemuda tersebut.

“Dan dia masih mikirin ngejualinnya pake sarung tangan plastik dong. Yaampunn:”””,” cuit @kinanwase.

“Ya ampun kalo di Jakarta aku mau beli. Donat kesukaanku ?? semoga dagangannya laris manis kek donatnya yaa. Amin ??,” sambung @shakuyaa.

“selalu salut sama yang berkebatasan dan tetap mau berjuang untuk bertahan hidup.. suk lah pas balik salatiga wkwk,” tulis @yogiandariwan.

“duh beneran gue suka sedih tau liat gini2an huhu mas semoga dikasi banyak rejeki:”,” sambung @thresyalaia.

Kini, unggahan Pradipta tersebut telah dicuitkan ulang oleh lebih dari 5 ribu pengguna Twitter serta mendapatkan lebih dari 2 ribu like.

Baca Juga:   7 Selebriti cantik ini disebut-sebut pemotretan tanpa bra, seksi abis
( Sumber : Brilio.net )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *