Viral Video Bebas Masuk Kampus Jika Pilih Akbar Faizal, Rektor UNM Diperiksa Bawaslu

REKANBOLA – Bawaslu Makassar pekan depan mengagendakan memeriksa Caleg DPR Partai NasDem Akbar Faizal. Pemeriksaan Akbar Faizal setelah Bawaslu sebelumnya memeriksa Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Husain Syam terkait keterlibatannya mengampanyekan pencalegan Akbar Faizal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel 1 lewat video yang viral di media sosial.

Dalam video yang viral beberapa waktu lalu itu, rektor UNM periode 2016-2020 tersebut bersama Beno, salah satu tim sukses Akbar Faizal menyatakan akan mempermudah masuk UNM jika memilih Akbar Faizal.

“Kalau ada orang orang yang mendukung Akbar Faizal, dan anaknya mau masuk di UNM, tentu saya harus laksanakan. Kalau masa depannmu mau enak, jangan tinggalkan Beno sebagai ujung tombaknya Pak Akbar Faizal, karena perintahnya Pak Akbar Faizal dan Beno itu saya laksanakan saya sebagai rektor untuk UNM,” kata Husain Syam, dalam video tersebut.

Ketua Bawaslu Makassar Nur Sari mengatakan, Husain Syam tiba di kantor Bawaslu Makassar bersama stafnya, Rabu (27/2) malam. Lalu rektor ini diperiksa oleh divisi penindakan hingga Kamis (28/2) dini hari.

“Rektor UNM Prof Dr Husain Syam telah diambil keterangannya, klarifikasi, Rabu malam lalu terkait kasus video viral tersebut, dukungan kepada caleg Akbar Faizal. Selanjutnya, Akbar Faizal juga kita agendakan klarifikasinya mudah-mudahan pekan depan,” kata Nur Sari saat dikonfirmasi, Jumat (1/3).

Nur Sari mengatakan, sebelum memeriksa rektor UNM ini, tim dari divisi penindakan Bawaslu Makassar telah memeriksa dua orang saksi. Masih ada beberapa saksi lagi akan diundang untuk diambil keterangannya. Dipastikan, semua pihak yang disebut dalam video viral itu akan dimintai keterangannya.

Dia menambahkan, pengusutan kasus video viral rektor ke caleg Partai NasDem itu bukan tindak lanjut dari laporan melainkan hasil pengawasan.

Baca Juga:   Sosiolog Ungkap Amien Rais Buka Ruang Negosiasi dengan Polisi

“Kita tidak bisa ungkap materi pemeriksaan. Yang pasti, secepatnya akan keluar hasil pengusutan kasus tersebut,” kata Nur Sari.