Volvo Tidak Ingin Mobilnya Kencang

REKANBOLA – Berbeda dengan pabrikan otomotif lainnya yang haus akan performa, Volvo justru ingin menurunkan kecepatan pada mobil-mobilnya. Disebutkan, mulai tahun 2020 kecepatan mobil pabrikan asal Swedia itu maksimum hanya 180 kilometer per jam saja.

President and Chief Executive Officer (CEO) Volvo Car Group Hakan Samuelsson menyatakan bahwa Volvo ingin kembali ke identitasnya. Yakni sebagai mobil yang menyajikan keamanan dan kenyamanan. Bukan kecepatan yang gila.

“Volvo adalah ‘raja’ di bidang keamanan. Selamanya, kami akan selalu menjadi demikian,” katanya kepada REKANBOLA.

Pembatasan kecepatan, yambah Samuelsson, sudah berlaku pada kendaraan-kendaraan besar seperti truk dan bus. Namun untuk mobil pribadi, hal ini belum dilirik. Sehingga membuat Volvo tertarik mengadopsinya.

Pada kesempatan berbeda, Wakil Direkur Volvo Car Group, Jan Ivarsson juga menyatakan bahwa kecepatan bukan hal yang benar-benar diperlukan pengemudi saat berada di dalam mobil. Melainkan keamanan dan kenyamanan itu sendiri.

“Banyak orang takut ketinggian dan hewan-hewan buas, tapi sedikit yang takut akan kecepatan. Padahal, itu (mobil berkecepatan tinggi) jauh lebih berbahaya. Terutama bagi pengguna jalan lainnya,” ucap dia.

Baca Juga:   7 Tanda dari Pria Tukang Tipu