Wapres JK: Tanggap darurat gempa Sulteng dua bulan, rekonstruksi butuh dua tahun

Rekanbola – Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau langsung lokasi gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10). Pria yang akrab disapa JK memperkirakan, butuh dua tahun untuk merehabilitasi kerusakan yang akibat gempa yang disertai tsunami di sejumlah wilayah seperti Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sigi provinsi Sulawesi Selatan.

“Pemerintah pusat menjamin bahwa ini kita akan tuntaskan dalam waktu dua tahun,” katanya saat melakukan kunjungan di lokasi bencana di Kota Palu, Jumat.

JK menyebut sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan pasca bencana telah dilaksanakan secara optimal. Selain itu saling mendukung satu sama lain untuk sama-sama memulihkan keadaan di Sulteng.

Disinggung pendanaan untuk rekonstruksi di Kota Palu dan wilayah terdampak, akan ditanggung pemerintah pusat dan daerah.

“Ini semua yang kita laksanakan sama-sama dengan pemerintah daerah didukung pemerintah pusat baik pendanaan juga BPBD, PU, Dinas Sosial dan pihak terkait, itu kerja bersama-sama mendukung itu” jelasnya.

JK menjelaskan ada dua tahap dalam penanganan bencana yakni tahap darurat bencana lalu rehabilitasi dan rekonstruksi. Tahap darurat bencana pun bakal memakan waktu lama.

“Kan ada dua tahap. Ada tahap tanggap darurat itu berjalan dua bulan, kemudian kita harus membuat hunian sementara barak-barak bagi semua korban yang kehilangan rumah,” tambahnya.

Setelah tahap darurat bencana baru bisa dilakukan rehabilitasi serta merekonstruksi rumah-rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan.

Untuk rekonstruksi daerah terdampak parah seperti di Balaroa, Kecamatan Palu Barat dan Petobo, Sigi, Ketua Dewan Masjid Indonesia ini mengemukakan akan sulit dibangun kembali. Sebab, kerusakan permukiman di sana sangat parah.

“Pasti, seperti yang di daerah Balaroa tidak mungkin dibangun di situ,” ujarnya.

Baca Juga:   Jusuf Kalla: Ustaz Abdul Somad luar biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *