Warna-warni Jalanan DKI yang Jadi Hitam-Putih Lagi

REKANBOLA – Perubahan warna pembatas jalan dari warna-warni menjadi hitam-putih di beberapa wilayah jadi sorotan. Tujuan warna-warni itu sebenarnya adalah menyemarakkan perhelatan Asian Games 2018, tapi rupanya terbentur aturan.

Informasi tentang pengecatan ulang warna pembatas jalan ini bermula dari posting-an di media sosial yang menyoal pembatas jalan di kawasan Pasar Rebo pada Minggu (29/7). Saat didatangi pada Senin (30/7)

pembatas jalan yang berada sepanjang Jl TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, itu memang sudah kembali berwarna hitam-putih, meski cat warna-warni masih terlihat samar.

Lurah Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Eko Kusdayarti menjelaskan mulanya pembatas jalan itu dicat warna-warni untuk menyambut pergelaran Asian Games 2018. Kusdayarti menambahkan pihaknya juga pernah mengecat pembatas jalan itu dengan cat warna-warni pada 2017.

“Iya (warna-warni sejak 2017). Kami sudah sejak 2017 melakukan pengecatan. Kemarin jelang Asian Games dicat ulang,” kata Kusdayarti kepada, Selasa (31/7/2018).

Kusdayarti mengatakan tak ada aturan yang dia langgar soal pembatas yang dicat warna-warni. Dia mengacu pada pernyataan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, yang menyebut yang dilarang dicat warna-warni adalah marka jalan, sedangkan median atau pembatas jalan diperbolehkan.

“Yang tidak boleh dicat itu marka yang garis putih-putih itu sesuai dengan Permen Nomor 34 Tahun 2014. Yang saya cat yang kemarin saya cat itu median jalan. Kalau sesuai ketentuan Dirjen, itu boleh,” ucapnya.

Dia juga menerangkan, pada 2017, tak ada masalah ketika pembatas jalan di daerahnya dicat warna-warni. Namun, untuk mematuhi perintah Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, Kusdayarti mengembalikan cat hitam-putih di pembatas jalan itu.

Secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan pihaknya mengembalikan warna pembatas jalan yang dicat warna-warni menjadi hitam-putih. Sebab, ada aturan soal warna untuk kepentingan keamanan.

Baca Juga:   Kumpulan Foto Latihan Militer AS dan Korsel di Tengah Terjangan Salju

“Ada ketentuan-ketentuan mengenai marka-marka jalan. Asisten Pembangunan kemarin menjelaskan bahwa ketentuan tentang marka jalan penting untuk ditaati karena memiliki fungsi tidak hanya untuk estetika, tapi juga untuk safety,” ucap Anies.

Saat dimintai konfirmasi, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Yusmada Faizal mengaku belum ada aturan baku soal warna pembatas jalan. Meski begitu, ada standar universal jika warna tipikal yang digunakan adalah warna asli benda tersebut. Dia pun memberi usul kepada Anies untuk membuat aturan tentang warna pembatas jalan.

“Iya, alasan utama keselamatan pengguna jalan. Pewarnaan itu ada maknanya. Memang kita akan coba arahkan Pak Gubernur diresmikan mungkin regulasinya soal warna-warna itu yang punya warna lalu lintas,” kata Yusmada.

“Ya mungkin Pak Gubernur yang jawab, tapi saya berikan input seperti itu bahwa ada warna-warna standar universal yang punya makna di jalan raya itu,” sambungnya.

Soal aturan warna pembatas jalan ini, polisi juga angkat bicara. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menegaskan pembatas jalanpunya warna yang menjadi aturan baku.

“Marka jalan aturan warna putih. Kalau itu (di) trotoar atau pembatas jalan, batas warna putih atau hitam-putih. Kalau di tengah jalan zebra cross,” kata Yusuf kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (31/7).

Yusuf juga menerangkan warna lain untuk pengecatan marka jalan, seperti busway dan yellow box junction. Soal warna-warni pembatas jalan yang sempat dibuat sebenarnya diperbolehkan, asalkan sifatnya sementara dan dikembalikan seperti semula.

“Tergantung tujuannya. Kalau tujuan Asian Games diperbolehkan, tapi temporer, setelah itu dikembalikan. Itu untuk tanda ada Asian Games. Meski saya belum tahu tujuannya buat apa,” jelas Yusuf.

Baca Juga:   Kuasa Tuhan! Bayi Ajaib di Cianjur Tetap Hidup Meski Dimasukkan Karung dan Dibuang Ke Semak Belukar

 

( Sumber : detik.com )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *